Ketika Guru dan Siswa Bersatu dalam Karya

Setiap anak memiliki cerita, dan setiap guru memiliki asa. Ketika keduanya bertemu dalam satu wadah, lahirlah sebuah mahakarya. Inilah yang terjadi di SDN 013 Sangatta Selatan.

Di tengah gempuran era digital, SDN 013 Sangatta Selatan memilih untuk merawat kata-kata. Berpartisipasi dalam Festival Literasi Kutai Timur bersama Nyalanesia, kami dengan bangga mempersembahkan buku antologi pertama kami. Buku ini bukan sekadar kumpulan tulisan, melainkan rekaman mimpi, harapan, dan kreativitas dari para Guru Aktif Literasi yang membimbing tangan-tangan mungil peserta didik kami untuk berani berkarya.

Proses ini mengajarkan kami bahwa literasi bukan hanya tentang membaca buku, tetapi tentang keberanian untuk menuliskan sejarah sendiri. Terbitnya buku ini adalah simbol bahwa semangat literasi di SDN 013 Sangatta Selatan telah menyala terang. Ini adalah langkah awal dari ribuan langkah besar lainnya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui literasi.

Selamat kepada seluruh penulis cilik dan guru pembimbing. Karya kalian abadi!


ini membuktikan bahwa SDN 013 Sangatta Selatan terus memajukan pendidikan melalui kegiatan literasi





Posting Komentar

0 Komentar